Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x

Salam Sejahtera buat seluruh pembaca setia Majalah Lani. Kiranya kehadiran kami di edisi terbaru dengan tampilan desain artistik maupun isi berita yang terus dibenahi dari edisi ke edisi, mampu memberi inspirasi dan semangat bagi pembaca sekalian di Tanah Papua. Kami tetap setia hadir membagi kisah dan pergumulan orang-orang kecil yang tak terjangkau oleh media lain di atas Tanah Terberkati ini

Pemerintah Provinsi Papua sedang berjuang merevisi UU Otsus. Sebuah itikad politik yang harus diapresiasi. Tak lain demi membangun orang asli Papua.

Undang-Undang nomor 21 tahun 2001 tentang Otonomi khusus (Otsus) sudah berjalan di Papua selama dua belas tahun. Kebijakan penyelenggaraan Otsus yang diberikan pemerintah pusat ini merupakan wujud penga­kuan negara atas kekhususan yang dimiliki rakyat Papua. Pengakuan negara ini juga sebagai wujud keberpihakan negara untuk mempercepat pembangunan Papua, dan penghargaan atas hak-hak dasar rakyat asli Papua.

Welcome To Wamena!

Selamat datang Peserta Pesparawi ke Kota Wamena. Kota dingin yang terletak di Lembah Baliem ini akan menyambut Anda dengan ramah.

Kota Wamena menyimpan ek­so­tisme alam dan budaya yang tak lekang oleh waktu. Wamena tak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga oleh dunia internasional sebagai kota dingin nan indah. Kunjungan wisata ke daerah ini memang cukup besar.

Kondisi Wamena, ibukota Kabupaten Jayawijaya aman! Wamena siap menjadi tuan rumah Pesparawi, 26 Juni-6 Juli 2013.

Kurang lebih tinggal bebe­rapa hari lagi pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XI akan dilaksanakan. Berbagai upaya pun dilakukan pemerintah Kabupaten Jayawijaya ber­­sama panitia guna mensukseskan pesta paduan suara rohani di Lembah Baliem.

Untuk mensukseskan dan memeriahkan Pesparawi, panitia lokal gelar lomba pondok Pesparawi. Terbuka bagi seluruh masyarakat Jayawijaya.

Seksi lomba dalam kepanitiaan telah membuka pendaftaran bagi masyarakat yang akan ambil bagian dalam lomba pondok Pesparawi se-Kabupaten Jayawijaya yang akan menghiasi berbagai sudut Kota Wamena dan sekitarnya.

Bandara Wamena siap menyambut kontingen Pesparawi XI. Berbagai armada dan fasilitas disiapkan untuk membantu.

Pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XI Se-Pa­pua dan Papua Barat di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya akan dilaksanakan mulai 26 Juni hingga 6 Juli 2013 mendatang.

Bagi Anda peserta Pesparawi yang baru pertama kali ke Wamena, sejumlah tempat wisata budaya bisa dinikmati. Jangan sia-siakan!

Wamena kaya akan wisata budaya. Yang paling unik dan terkenal ialah mumi. Misalnya mumi Wimontok Mabel di Desa Yikiwa, Distrik Kurulu. Letak wisata mumi itu hanya berjarak 7 KM arah Utara Kota Wamena.

‘Bernyanyilah bagi Tuhan hai segenap bumi, kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari. Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa dan perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib di antara segala suku bangsa’. (I Tawarik 16:23-24)\

Umat Tuhan yang terkasih. Bernyanyi bagi Tuhan, ada­­lah tema yang dipilih dalam perenungan ini. Tema ini diangkat dalam rangka kita se­dang berada pada suatu kegiatan Pesta Paduan Suara Rohani Gerejawi (PES­PARAWI) yang terselenggara di Wamena Kabupaten Jayawijaya.

Kesulitan yang dihadapi selama ini tak membuat Mama Nel dan para penghuni panti patah arang. Bagi mereka, Tuhan selalu ada, setia membantu dalam untung dan malang. 

Panas siang itu tidak mengurangi semangat kami untuk melakukan perjalanan dari ko­ta Merauke menuju Distrik Tanah Miring. Perjalanan ditempuh dalam waktu kurang lebih dua jam karena  jalan rusak dan berlubang. Sepanjang jalan kami disuguhi pemanda­ngan sawah nan hijau dan terbentang luas. Untuk mencapai Distrik Tanah Miring dan distrik-distrik lain di luar kota Merauke, kami harus melewati jembatan terpanjang di kota Merauke yaitu Jembatan Maro.

Meski belajar ditemani tungku api, prestasi terus diukir. Merajut noken mengantarkannya membiayai kuliah dan menghidupi diri.

30 Mei lalu di depan Saga Mall Abepura berjejer  penjual  kerajinan  tang­an berupa  anyaman noken, anting, kalung, pita rambut, serta gelang dari kerang, tempurung  kelapa, dan duri babi. Dijajakan pula sarang semut dan beberapa obat alami lainya. Di antara deretan penjual itu tampak Andriana Dogomo, biasa disapa Ance. Dari kejauhan jarum yang digenggam jemarinya sedang merajut sebuah noken.

Padang yang luas membentang. Tanah yang subur menjanjikan berkat bagi anak cucu. Butuh pemimpin arif mengolahnya bagi kesejahteraan.

Distrik Yalengga terletak di wi­layah Barat Kota Wamena. Siang, itu Rabu, 5 Juni 2013. Cuaca cerah. Namun udara Lembah Baliem tetap dingin menusuk tulang. Sekitar pukul 12.00 WIP, rombongan bupati dan wakil bupati Jayawijaya berarak dari depan kantor bupati di Jalan Yos Sudarso.

Campur tangan Tuhan mengantarkan kami tiba di tanah kelahiran Yesus Kristus. Sebuah perjalanan yang paling mengesankan.

Sebenarnya ini kisah lama, se­tahun lalu. Perjalanan saya me­nuju Kota Yerusalem yang sungguh mengesankan. Sejak dulu, saya memang berkinginan besar untuk membawa orangtua ke tanah kelahiran Yesus Kristus di Israel itu. Sayangnya, Tuhan berkehendak lain. Saya hanya bisa membawa bapak,  karena mama sudah dipanggil oleh-Nya. 

17 Butir Untuk Freeport

Pemprov Papua menyodorkan 17 butir agenda strategis pembangunan Papua berkaitan dengan Freeport. Sebuah terobosan berani dan tegas.

Gubernur Provinsi Papua Lu­kas Enembe, S.IP.MH bersama Pimpinan dan beberapa anggota DPR Papua (DPRP), Majelis Rakyat Papua (MRP) serta sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Dae­rah (SKPD) menggelar dialog dengan jajaran Manajemen PT Freeport Indonesia (PTFI). Dialog yang berlangsung di  Denpasar, Bali, Minggu, 9 Juni 2013 itu digelar dalam rangka sosialisasi Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKAB) PTFI  Tahun 2013 yang telah disetujui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Isu kesehatan menjadi perhatian serius Gubernur Lukas. Ada gebrakan radikal yang sedang dan akan dilakukan.

Masalah pelayanan kesehatan dasar masih menjadi problem utama di Papua. Data Dinas Kesehatan Provinsi Papua menunjukkan saat ini Papua memiliki 26,65 persen Puskesmas Pembantu (Pustu). Dari jumlah yang ada, sebagian besar tidak aktif dan konsisten memberi pelayanan. Sebab jumlah ini tidak sebanding  dengan jumlah tenaga kesehatan.

Proses mutasi pimpinan birokrasi pemerintahan bertujuan memaksimalkan pelayanan. Harus didukung.

Pasca dilantik sebagai Gubernur Provinsi Papua, 9 April lalu, untuk pertama kali Gubernur Lukas Enembe, SIP.MH mulai melakukan perombakan dalam ja­jaran kabinet Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Provinsi Papua.

Saat ini Pemerintah Provinsi Papua memiliki 4766 pemerintahan kampung  yang tersebar pada 417 distrik pada 28 kabupaten dan kota. Jumlah yang ada sudah diakui pemerintah pusat melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 18 tahun 2013.

Bahkan, Pemprov Papua terus menerima aspirasi dari kabupaten dan kota tentang permintaan pemekaran kampung. Sayangnya, setelah melakukan penelitian, sebagian besar belum memenuhi syarat sebagai kampung.

Prestasi ini diraih karena komitmen pada pengelolaan anggaran yang terbuka. Patut dicontoh kabupaten lain.

Kabupaten Jayawijaya kembali mengulang prestasi, meraih predikat wajar dengan penge­cualian (WDP) dalam laporan keua­ngan pemerintah daerah (LKPD) tahun anggaran 2012. Ini tahun anggaran ketiga kabupaten Jayawijaya meraih WDP, sebelumnya pada tahun anggaran 2011 dan 2010.

Gereja tak hanya sekedar bangunan fisik. Ia harus menjadi penjelmaan Kristus yang mewujud dalam persekutuan iman, menjadi terang bagi dunia.

Pemerintah kabupaten Jayawijaya terus memberikan perhatian bagi pertumbuhan ge­reja-gereja di kabupaten itu. Salah satunya dengan peresmian dan pentabisan gedung Gereja ‘Lachai Roi’ yang berlamat di Hom-Hom, Wamena.

Perekaman E-KTP di Kabupaten Lanny Jaya hingga kini baru mencapai 1000 lebih. Isu 666 menjadi salah satu kendala.

Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya mulai melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (E-KTP) mulai perte­ngahan tahun 2012. Proses ini baru berjalan karena mesin perekaman yang didatangkan dari pusat rusak.

Indahnya alam di Kabupaten Lanny Jaya menjadi daya tarik pembuatan film Di Timur Matahari.

Usia Kabupaten Lanny Jaya baru seumur jagung, berbagai gebrakan terus dilakukan sang bupati, Befa Yigibalom, SE.M.Si dengan program-program pemba­ngunannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Demi merangsang semangat anak-anak, pemerintah Kabupaten Jayawijaya menggratiskan biaya sekolah. Perlu dicontoh kabupaten lain.

Meskipun matahari belum menampakkan sinarnya di Kota Wamena, ibu kota  Kabupaten Jayawijaya, warga sudah mulai beraktivitas. Di halaman SD Inpres Wesaput, hampir seratus anak berseragam putih merah berbaris rapi. Mereka mendengarkan arahan dari guru sebelum mengikuti pelajaran.

Kabupaten Jayawijaya beberapa waktu lalu belajar cara pencegahan penyebaran HIV-AIDS dan IMS di Merauke. Sebuah langkah bagus.

Merauke memiliki luas wi­layah mencapai 45.071 km², dengan 20 distrik, 8 kelurahan, dan 160 kampung. Jumlah penduduk sebanyak 195.577 jiwa dengan 131.992 penduduk miskin. Kepadatan penduduk mencapai 4,34 jiwa/km².

Pelatihan kader Posyandu sangat penting untuk meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Kesehatan merupakan hak asa­si (UUD 1945, pasal 28 H ayat 1 dan UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan) sekaligus investasi, sehingga perlu diupayakan, diperjuangkan, dan di­­tingkatkan oleh setiap individu dan seluruh komponen bangsa, agar masyarakat dapat menikmati hidup sehat, dan pada akhirnya dapat mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Hal ini perlu dilakukan karena kesehatan bukanlah tanggung jawab pemerintah saja, namun merupakan tanggung jawab bersama pemerintah dan masyarakat, termasuk swasta.

Pemberdayaan ekonomi rakyat membutuhkan sinergi semua komponen masyarakat. Tak bisa hanya mengandalkan peran salah satu pihak.

Halaman kampus Universitas Sains dan Teknologi Jaya­pura (USTJ) yang terletak di Padang Bulan, Distrik Abepura siang itu begitu ramai, tak seperti biasanya. Bukan hanya mahasiswa, tampak masyarakat serta pegawai instansi pemerintah dan swasta berjubel di situ.

Papua, tanah yang sangat kaya akan ekonomi. Manusianya juga memiliki potensi yang berkualitas. Butuh keseriusan meningkatkan jiwa wirausaha.

Sebelum ini penulis tidak me­ngetahui banyak tentang Pa­pua, kecuali sekilas berita di harian nasional seperti Kompas dan sejumlah berita yang tersaji di layar kaca televisi. Persoalan perang dan keamanan menjadi isu yang mengemuka. Namun pada bulan Mei 2013 lalu, setelah membaca empat edisi Majalah Lani di Jakarta dengan seksama,  barulah penulis sedikit memperoleh tambahan informasi yang lebih jelas. Melalui Majalah Lani, penulis semakin mengenal ge­liat dan derap kemajuan ekonomi, pembangunan kota, keindahan alam dan potensi wisata, pendidikan, ser­ta intelektualitas penduduk yang mengagumkan.

Dahulu sampah identik dengan kotoran, kini sampah adalah uang. Bagaimana bila bank dialihfungsikan dari tempat menabung uang jadi tempat menabung sampah?

Fenomena itu sejak 17 Mei 2013 lalu tengah menggeliat di Kelurahan Wahno, Distrik Abepura, Kota Jayapura. Hingga akhir Mei tercatat 17 nasabah Bank Sampah Sejahtera. Dinamakan sejahtera terkait visi dan misi menyejahterakan anggota dan masyarakat. “Kita ubah persepsi,  ketimbang sampah dibuang, lebih baik diberdayakan.

Akses yang sulit menuju wilayah Pegunungan Tengah dan Barat Papua mendorong pengadaan pesawat twin otter harus segera terealisasi.

Pesawat milik MAF baru saja mendarat mulus di Lapangan Terbang (Lapter) Sinak, Kabupaten Puncak setelah menempuh perjalanan dari Timika Kabupaten Mimika. Belasan warga setempat yang sudah menanti langung menyambut para penumpang. Seperti biasa barang bawaan milik para pe­numpang dipikul beramai-ramai oleh warga hingga ke ibu kota distrik yang jaraknya hampir 1 kilometer.

Danau Paniai yang terletak di Pegunungan Tengah bagian Barat, sungguh menyimpan pesona nan eksotis. Sudahkah Anda berkunjung?

Bila Anda berkunjung ke Pro­vinsi Papua, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi tempat wisata yang terdapat di Kabupaten Paniai. Salah satunya adalah Danau Paniai dengan pa­norama alam yang indah, alami, dan terawat dengan baik. Keindahan Danau Paniai diakui oleh utusan dari 157 negara dalam Konferensi Danau se-Dunia di India pada 30 November 2007.

Bagi Papua, dayung tak sepopuler sepak bola. Namun siapa sangka di cabang ini muncul sosok berprestasi internasional yang sangat disanjung.

Dia adalah Perlina Karoba. Wanita kelahiran, Wolo Kabupaten Jayawijaya, 9 Mei 1982. Mendengar nama Perlina Karoba yang berasal dari Kabupaten Jayawijaya di wilayah Pegunungan Tengah, mungkin orang seakan tak percaya ia mampu berprestasi di level nasional, regional hingga internasional di olahraga dayung.

Dia selalu low profile. Selalu ingin menjadi man behind the scene. Padahal merunut sejenak di balik kemenangan LUKMEN yang saat ini menduduki kursi gubernur dan wakil gubernur Provinsi Papua, dia punya peran besar dalam “Tim Koalisi Papua Bangkit”. Ia menjalankan peran sebagai Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat Provinsi Papua,
merangkap Pelaksana Harian DPD Partai Demokrat. Dialah, Carolus Bolly, SE.MM, yang kini duduk sebagai Wakil Ketua Komisi C, Dewan Perwakilan Rakyat Papua. Di tengah kesibukannya, Pemimpin Redaksi Majalah Lani, Gusty Masan Raya menyambangi dia di kantornya dan berbincang-bincang dengannya. Soal politik, demokrasi dan pengalaman berorganisasinya. Berikut petikan perbincangannya.