Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x

Tanah Papua sangat kaya akan budaya dan keindahan alam. Berbagai festival pun digelar sepanjang tahun untuk mengundang wisatawan. Di antaranya yang cukup terkenal dan rutin dilakukan yakni Festival Danau Sentani (FDS) di Kabupaten Jayapura yang sudah digelar Juni 2013 lalu, Festival Teluk Humbold di Kota Jayapura, Festival  Budaya Lembah Baliem (FDLB) di Wamena yang rencananya akan digelar Agustus 2013 dan Festival Budaya Asmat. Seperti biasa, sejumlah tarian daerah ditampilkan, lukisan para seniman dipajang, dan nyanyian-nyanyian khas etnis setempat diperdengarkan. Indah dan mengagumkan. Semarak.

Papua sangat indah akan alamnya, kaya akan budayanya. Namun patut diakui, potensi pariwisata yang besar ini belum dikelola secara baik.

Festival Danau Sentani atau FDS telah sukses di­selenggarakan selama empat hari, 19-22 Juni 2013 lalu. Festival yang digelar dengan tema “Bertahan Dalam Goncangan Badai” telah menghadirkan  berbagai  atraksi tari-tarian tradisional nan eksotis bagi para pe­ngunjung serta keindahan alam Danau Sentani. Hamparan pulau-pulau dan penduduknya yang bersahabat memberi kesan tersendiri bagi siapapun yang baru menginjakkan kaki di negeri Kenamba Umbay.

Pesparawi XI sebagai wadah untuk memuji  dan memuliakan Tuhan. Pagelaran ini juga untuk mempersatukan umat Kristen di Papua.

Pesta paduan suara gerejawi (Pesparawi) XI se-Provinsi Pa­pua dan Papua Barat secara resmi dibuka Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe, S.IP.MH di stadion Pendidikan Wamena, Kamis 26 Juni 2013.

Bahan Bakar Minyak atau BBM merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam menggerakkan kehidupan ekonomi, perdagangan, pendidikan, industri dan lain-lain. Hampir semua aspek kehidupan manusia  digerakkan oleh penggunaan  bahan bakar Minyak.

Rintangan yang menghadang tak menyurutkan langkah. Selalu ada jalan bagi mereka yang percaya kepada-Nya.

Suasana sore itu hening saat penulis mengayunkan langkah memasuki Lembaga Ke­sejahteraan Sosial Anak (LKSA) San­to Egidius Polomo, di Jalan Raya Kemiri No. 29 Sentani (belakang Sentani City Square). Tampak beberapa anak tengah asyik duduk di bawah rindangnya pepohonan. Tak lama pimpinan LKSA, Bruder Feliks Kalagmabin, OFM (49) tampak. 

Jauh di daerah Selatan Papua, terdapat satu suku terasing bernama Korowai. Mereka belum sepenuhya menerima Injil. Bagaimana kisah penginjilan di wilayah itu?

Suku ini juga dikenal dengan sebutan suku orang pohon atau manusia rumah pohon. Sebutan itu diberikan lantaran mereka membangun rumah di atas  pohon dengan ketinggian 15 hingga 30 meter dari permukaan tanah. Sungguh menakjubkan.

Dua tahun sudah saya menjadi misionaris di Papua New Guinea. Banyak suka duka berpastoral di wilayah dengan julukan The land of the unexpected itu.

Pesawat Air Nugini yang membawa saya dari Singapura mendarat dengan tenang di Bandara Port Moresby. Hari itu Kamis, 31 Maret 2011, jam 8 pagi. Saya adalah seorang Pastor Katolik asal Maluku dari Serikat Sabda Allah atau Societas Verbi Divini (SVD) yang diutus menjadi misionaris di Paroki Kunjingini, Keuskupan Wewak, Papua New Guinea (PNG). Saya menyelesaikan studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik (STFK) Ledalero-Flores dan ditahbiskan menjadi imam pada tahun 2009.

Perubahan Besar di Esrotnamba

Satu tahun sudah Baliem Mision Center melayani di daerah yang terisolir seperti Orainamba dan Esrotnamba. Ada perubahan besar di sana.

Tidak terasa tanggal 12 Juni 2013, Baliem Mision Center (BMC) sudah berkarya setahun di kampung Orainamba dan Esrotnamba Kabupaten Kaimana Provinsi Papua Barat.
Pada tanggal bersejarah itulah, tim Baliem Mission Center yang dipimpin sang direktur, John Wempi Wetipo untuk pertama kalinya masuk ke kampung Orainamba dan Esrotnamba yang memang benar-benar terisolasi.

Tiada Henti Melayani

Percuma mengaku orang Kristen, bila tak pernah melayani. Percuma bilang saya anak Papua, tapi tidak melihat saudara-saudara yang menderita.

Bagaimanakah perasaan anda jika suatu ketika ada orang yang bertanya “Anda orang Kristen namun pernahkan engkau melayani sesama, apakah sebagai anak Papua, saudara mengasihi anak-anak Tuhan yang belum me­ngenal Tuhan di atas tanah ini” tentunya ungkapan seperti ini sangat menyentuh hati bahkan mungkin akan membuat kita kesulitan untuk menjawab.

Alam menjadi inspirasi dalam setiap karyanya. 28 tahun lamanya ia sabar menanti pengakuan sebagai pencipta lagu.

Pencipta lagu “Tanah Papua”, Yance Rumbino mengenang perjalanan tugasnya sebagai guru. Pada 1973 di usia 22 tahun ditemani sang istri Sofia Yembise berjalan  kaki  menuju Distrik Sinak, Kabupaten Puncak Jaya. Berbekal petatas bakar dan air putih,  mereka menapaki jalan setapak, menanjaki  tebing curam, menuruni lembah, hingga menyeberangi sungai. Kicauan burung seakan menghilangkan penat dan lelah.

Guna meningkatkan SDM, Pemprov Papua menggandeng tiga universitas besar untuk kerjasama. Perlu dukungan semua pihak.

Salah satu program gubernur Papua Lukas Enembe, SIP.MH bersama wakilnya Klemen Ti­nal, SE.MM adalah meningkatkan kualitas  pendidikan bagi anak-anak Papua.
Untuk itu, salah satu kebijakan yang dibuat adalah bekerja sama dengan tiga universitas besar di Amerika dan Inggris. Gubernur Pa­pua, Lukas Enembe pun melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan ketiga Univestitas tersebut di Gedung Negara, Dok V Jayapura, Rabu, 26 Juni lalu.

Pemerintah Belanda mendukung Provinsi Papua lewat kerjasama di sektor pendidikan. Harus diapresiasi.

Tiga tahun menjabat sebagai duta besar (Dubes) Belanda untuk Indonesia, Tjeerd de Zwaan selalu rutin untuk mengunjungi Provinsi Papua. Untuk ketiga kalinya Tjeerd de Zwaan, Selasa, 2 Juli kembali mengunjungi Papua.

Pemprov Papua berencana membangun perumahan rakyat bagi masyarakat asli Papua. Bagian dari proteksi terhadap orang asli Papua.

Pemerintah Provinsi Papua di bawah kepemimpinan Gubernur Lukas Enembe, SIP.MH dan Wakil Gubernur Klemen Tinal, SE.MM terus membuat gebrakan untuk kepentingan masyarakat Pa­pua. Salah satunya ialah berencana membangun 3400 rumah layak huni buat masyarakat asli Papua.

Jaringan telekomunikasi, terutama internet di Jayapura masih sangat lambat. Pemprov Papua pun meresponnya.

Pemerintah Provinsi Papua be­kerja sama dengan PT. Telekomunikasi Indonesia bakal memakai jaringan sistem kabel bawah laut atau yang lebih dikenal Ground Breaking Papua Cable System.

Masyarakat Tolikara kini sudah bersatu melupakan konflik yang dulu mereka hadapi.

Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe, SIP. MH meminta masyarakat di Kabupaten Tolikara untuk bersatu, tidak boleh lagi ada permusuhan, harus berdamai, sehingga pembangunan bisa berjalan dengan baik.

Kerinduan masyarakat Jayawijaya sejak era Bupati David Hubi untuk memiliki sebuah pusat perbelanjaan atau mall representatif akhirnya terwujud.

Kini Kabupaten Jayawijaya me­­miliki mall dengan nama Silo Sukarno Doga. Mall tiga lantai itu diresmikan Bupati Jayawijaya, John Wempi Wetipo, SH. MH, Kamis, 20 Juni 2013.
Peresmian tersebut dihadiri For­­kominda dan masyarakat Jaya­wijaya. Masyarakat yang hadir terlihat gembira karena di kota mereka sudah hadir sebuah mall seperti di Kota Jayapura.

Pertumbuhan perbankan di Kabupaten Jayawijaya kini  semakin berkembang. Jika sebelumnya hanya terdapat Bank Papua, Mandiri dan BRI, kini hadir lagi Bank Negara Indonesia (BNI).

Sejak dibuka pada 4 Mei 2013 lalu, BNI Kantor Kas Wamena akhirnya diresmikan Bupati Jayawijaya, John Wempi Wetipo, SH, MH, Kamis, 4 Juli 2013.
Bupati Jayawijaya, John Wempi Wetipo mengatakan peresmian ini merupakan bukti bahwa pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Jayawijaya semakin baik.

Perang antar masyarakat Nduga yang berdomisili di Kampung Elekma, Distrik Napua  kembali pecah, 2 Juli 2013. Akibatnya korban luka berjatuhan dari kedua kelompok.

Kondisi ini jelas memprihatin­kan, pasalnya di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya saat itu sedang berlangsung lomba pesta pa­duan suara gerejawi (Pesparawi).
Tak ingin agar perang antar ke­lompok meluas, Bupati Jayawijaya John Wempi Wetipo SH.MH bersama Kapolres Jayawijaya AKBP Jhonny E Isir, SIK.MTCP menda­ta­ngi langsung kelompok yang bertikai, Rabu 3 Juli 2013.

Gubernur Lukas Enembe dan Wagub Klemen Tinal merubah format otsus menjadi 80 persen untuk kabupaten dan kota. Sedang provinsi 20 persen. Mendapat dukungan dari kabupaten dan kota.

Pemerintah Provinsi Papua sendiri tengah menyiapkan draf untuk pembagian alokasi dana otonomi khusus (Otsus), 80 persen untuk kabupaten dan kota, dan 20 persen untuk provinsi.

Persempit Ruang Korupsi

Pemerintah Kabupaten Merauke menggelar Bimbingan Teknis Pengolaan Barang Milik Daerah Bagi Pengguna, Penyimpan dan Pengurus Barang pada SKPD dan Unit Kerja Pemerintah.

Tiga lembaga diantaranya Pemda Kabupaten Merauke, Pusat Kajian ekonomi dan Keuangan Daerah (KEUDA) Uncen dengan Australia Indonesia Partnership for Decentralisation (AIPD) - USAID Merauke terlibat dalam kegiatan ini. Mereka merasa, keberhasilan sebuah pelaksanaan Otonomi Daerah ter­gantung pada kewajiban Pemda meningkatkan kapasitas daerahnya.

Aneka kendala yang dihadapi tidak membuat Puskesmas Koya Barat mundur. Segala cara dilakukan untuk mencapai optimalisasi pelayanan kesehatan.

Puskesmas Koya Barat, Distrik Muara Tami, Selasa, 9 Juni 2013 siang itu tampak sepi. Saat melewati ruang unit gawat darurat menuju ruang rawat inap, di sana terlihat beberapa pasien terkulai lemas. Terpasang infus di atas  tempat tidur tanpa seprai.
Saya berpapasan dengan seorang ibu tua mengenakan jilbab warna  biru. Garis keriput tampak di wajah Sutini (65), warga  Kelurahan  Koya Timur, Jalur  Durian  Tiga, Distrik Muara Tami.

Limbah ternyata bernilai ekonomis dan berpeluang menjadi ladang usaha. Itulah yang melatarbelakangi pelatihan kertas daur ulang yang disponsori  PT Freeport Indonesia.

Pagi itu terlihat dua kelompok pelajar sedang menya­ring racikan kertas daur ulang  berwarna oranye dalam sebuah wadah besar. Selanjutnya mereka menempelkan racikan tersebut pada tripleks. Secara bergantian aktivitas itu dilakukan di depan Aula SMA Teruna Bakti Waena, Jayapura.

Kenaikan harga BBM berpengaruh pada segala lini kehidupan. Harga barang seperti sembako naik tinggi. Sungguh membebani masyarakat kecil.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik pada 21 Juni 2013 lalu tetap mengumumkan kenaikan harga premium (bensin) dari Rp 4.500 menjadi Rp 6.500 perliter dan solar dari Rp 4.500 menjadi Rp 5.500 perliter. Harga tersebut berlaku di seluruh wilayah Indonesia. Akibatnya mempengaruhi semua sektor perekonomian khususnya kenaikan harga bahan pokok.

Ia tak pernah bermimpi jadi seorang pilot. Kondisi mengubahnya. Kini ia adalah pilot perempuan pertama dari wilayah pegunungan.

Cuaca di Enarotali, ibu kota Ka­bupaten Paniai, Kamis, 6 Mei 2013 tampak bersahabat. Sejak pukul 07.00 WIT, Bandara Enarotali sudah dipenuhi  oleh masyarakat setempat. Puluhan wanita  terlihat menggenakan pakai­an adat. Mereka seperti menanti sesuatu.

Tingginya kenaikan harga BBM membuat para sopir protes. Mereka meminta pemerintah kota adil menentukan tarif.

Jika sebelumnya masyarakat bisa bebas bepergian tanpa memikirkan ongkos transportasi, kini sejak kenaikan harga BBM yang berimbas pada kenaikan tarif angkutan, hal itu harus dipikirkan. Seperti yang disampaikan penum­pang bernama Victoria, sebelumnya tarif taksi hanya Rp 2.500 dengan trayek dari Jalan Sam Ratulangi Jayapura ke Dok IX sampai pasir Dua, sekarang menjadi Rp 3.500. “Jadi ya, kalau tidak ada keperluan mendesak, di rumah sajalah,” ujar Victoria.

Gua Binsari, sebuah wisata bersejarah di Biak masih kurang pengunjung. Butuh promosi untuk menarik wisatawan. 

Sunyi dan hening. Demikian kesan pertama ketika saya dan tiga teman melangkahkan kaki menuruni ratusan anak tangga berpagar kayu. Tangga itu merupakan jalan menuju ke dalam Gua Binsari.

Pekan Olahraga Nasional (PON) belum pernah diselenggarakan di Papua. Gubernur Lukas Enembe bertekad menjadikan Papua Tuan Rumah PON 2020.

Olahraga bagi orang Papua adalah harga diri. Lewat olah raga pula jati diri orang Papua diangkat dan dikenal. Segudang prestasi di level nasional, regional dan internasional sudah diukir anak-anak Papua pada berbagai cabang olahraga. Indonesia pun turut bangga.

Tongkat kepemimpinan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Yahukimo baru saja diserahterimakan dari ketua sebelumnya, Darius Heselo kepada ketua yang baru Titus Laored's Mohy, S.Si. Kini harapan besar pemuda Yahukimo berada di pundaknya. Majalah Lani mendapat ke­sempatan melakukan wawancara eksklusif dengan Titus Laored's Mohy, S.Si di Dunkin Donat Jayapura beberapa waktu lalu. Berikut petikan wawancaranya.