Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x

Tanggal 29 Mei 20114, Gereja Semesta merayakan Pentakosta. Pantekosta, (dari bahasa Yunani: Πεντηκοστή (μέρα), Pentēkostē (hēmera), "(hari kelima-puluh") adalah hari raya Kristiani yang memperingati peristiwa dicurahkannya Roh Kudus kepada para rasul di Yerusalem, yang terjadi 50 hari setelah kebangkitan Yesus Kristus. Pada hari

Tak banyak dokter yang bertugas di Papua memiliki hati dan keberanian untuk melayani di kampung pedalaman. Dua dokter muda berbagi pengalaman berharganya bersama Yayasan Baliem Mission Center.

Ini merupakan pengalaman pertamaku bersama Tim Medical Yayasan Baliem Mission Center (BMC) untuk melayani masyarakat Papua di daerah yang tidak terjangkau. Yayasan yang dipimpin oleh John Wempi Wetipo yang juga Bupati Jayawijaya ini sejak 2012 melakukan pelayanan kesehatan dan Penginjilan di beberapa titik, di antaranya

Sosoknya sangat sederhana, mudah bergaul, dan penuh dedikasi. Ia sangat peduli pada penderitaan orang asli Papua di wilayah pelayanan BMC.

Ketika Baliem Mission Center (BMC) mengawali pelayanannya bulan Juni tahun 2012 di Orainamba, salah satu kampung kecil di pedalaman kabupaten Kaimana Provinsi Papua Barat, perjalanan itu menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Sebab tim maupun pilot helikopter yang mengantar tidak mengetahui koordinat pada peta tentang keberadaan Orainamba.

Bagi bangsa Indonesia dan umat Kristen (orang percaya), bulan Mei merupakan salah satu bulan bersejarah yang tidak kalah bersejarahnya dengan bulan-bulan yang lain, karena jika di bulan Agustus bangsa kita mempunyai sejarah yang besar di mana di sana kita memperingati hari kemerdekaan, di bulan Oktober ada hari TNI dan sumpah pemuda, bulan November dengan hari pahlawannya, maka pada bulan Mei ini ada dua hari bersejarah sebagai awal dari semua sejarah yang membawa pada kemerdekaan dan pengharapan.

Melayani sesama tidak mesti tinggal bersama. Melayani dengan hati tulus bisa dilakukan oleh siapa saja dan untuk siapa saja. Namun melayani secara sukarela, tanpa dibayar ternyata sulit dan tidak semua orang bisa menjalankannya.

Itulah yang menjadi prinsip pelayanan seorang gembala dari GBI Imeria Sentani, Naomi Pulanda, S.Th. Ketika ditemui di kediamannya, Jl. Sosial Taruna Sentani, Naomi yang adalah  pimpinan sekaligus Ketua Pengurus Panti Asuhan (PA) Holey Ro menyambut kehadiran penulis. Ia mengisahkan perjalanan pelayanannya kepada anak-anak yang kurang beruntung yakni yatim, piatu, yatim piatu, broken home, dan ekonomi lemah.

Dibutuhkan kreativitas untuk mengolah potensi alam negeri menjadi sesuatu yang membanggakan. Semuanya demi menyelamatkan warisan nenek moyang.

Tanah Papua tidak hanya dikenal di dalam negeri. Bahkan beberapa negara begitu mengagumi wilayah dengan keberagaman suku, budaya, bahasa, dan tradisinya itu. Alam yang eksotik dengan kekayaan flora dan fauna yang sulit ditemui di wilayah lain membuat siapapun berdecak kagum. Salah satu kekayaan yang dimiliki bumi Cenderawasih itu adalah  ubi jalar yang dalam bahasa suku Dani disebut hipere.

Kalau berjalan ke Simpang Tiga Wayau, Anda pasti bertemu dan melihat sebuah rumah berleter huruf “L”. Kesannya kokoh dan berdiri di atas penyanggah, berdinding dan lantainya papan tetapi atapnya seng.

Rumah tinggal tersebut di­lengkapi dengan dapur dan jamban agak jauh dari rumah induk. Bangunan sebelahnya ialah untuk tidur. Mereka yang tak sempat melanjutkan perjalanan kondisi malam, pasti dipersilahkan untuk tidur gratis. Lalu rumah lainnya, berdekatan yang dibangun sebagian berlantai papan dan berdinding papan juga tetapi setengah saja. Gedung tersebut dimanfaatkan untuk tempat pertemuan.

Di sini ku duduk…
Di pantai sepi…
Jauh dari mama bapa dan negeri…
Di sini, kuharus penuhkan kewajibanku…
Di sini, di dalam pengasinganku…
Ku harus penuhi kewajibanku.

Rumah buatan Belanda Jalan Mappi, Merauke itu masih tetap terlihat kokoh. Hanya cat tembok yang terlihat pudar. Di beranda rumah tua itu, sesosok perempuan tua duduk sambil menembang lagu. Dialah  Oma Cesilia Talubun. Wanita asal Maluku berusia 77 tahun ini menyanyikan lagu wajib yang diajar­kan guru kepada seluruh murid di jaman Belanda dulu. 

10 perempuan Papua berprestasi menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Papua. Karya mereka bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda.

Rangkaian kegiatan memperingati hari ulang tahun (HUT) Kartini ke-153 tingkat Provinsi Papua mencapai puncak, 25 April 2014 yang dipusatkan di Sasana Krida Kantor Gubernur Papua. 

Pemerintah Provinsi Papua menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbangda) yang diikuti para bupati dan wali kota se Provinsi Papua di Sasana Krida Kantor Gubernur Papua, 14 hingga 15 April 2014.

Musrenbangda selama 2 hari itu membahas sejumlah terobosan Gubernur Lu­kas Enembe dan Wakil Gubernur Klemen Tinal yang nantinya dia­plikasikan pada kabupaten dan kota pada tahun 2015 mendatang.

Pelaksanaan Pemilu Legislatif di Kabupaten Jayawijaya, 9 April 2014 secara keseluruhan berjalan dengan aman dan lancar, walau di satu sisi terjadi letupan-letupan kecil.

Tidak lama lagi masyarakat Jayawijaya akan segera mengetahui siapa saja wakil mereka yang akan duduk di kursi DPR RI, DPD, DPR Papua hingga DPRD Kabupaten Jayawijaya sendiri.

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya tetap memberikan perhatian di bidang keagamaan. Salah satunya dengan membangun Kantor GKII Klasis Baliem Selatan Hitigima.

Pembagunan kantor GKII Klasis Baliem Selatan Hitigima secara resmi ditandai dengan peletakan bantu pertama oleh Bupati Jayawijaya John Wempi Wetipo, SH.MH bersama Sekda Jayawijaya, Yohanes Walilo, S.Sos.MSi, Sabtu 19 April 2014.

Perkembangan penyakit HIV-AIDS di Kabupaten Jayawijaya makin mengkuatirkan saja. Semua komponen harus bekerja sama untuk melawan penyebarannya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Jayawijaya di tahun 2014 ini angka penderita HIV-AIDS di Jayawijaya mengalami peningkatan. Per tanggal Maret 2014 jumlah kasus HIV-AIDS di Jayawijaya me­nembus angka 4.147.

Kekuatiran berbagai pihak jika pelaksanaan pemilu legislatif (Pileg), 9 April 2014 di beberapa Kabupaten Pegunungan Tengah seperti Kabupaten Lannya bakal berpotensi terjadinya konflik, ternyata tak terbukti.

Justru pesta demokrasi lima tahunan di Kabupaten Lanny Jaya berlangsung dengan aman dan lancar. Tingkat partisipasi masyarakat juga tinggi. Terbukti mereka berbondong-bondong mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) di berbagai distrik yang sudah disiapkan untuk menyalurkan hak pilihan.

Komitmen Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan Lanny Jaya bukan hanya retorika belaka. Berbagai terobosan terus dilakukan.

Salah satu upaya yang dilaku­­kan adalah menggelar ke­giatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) di ibu kota kabupaten, Tiom. Kegiatan Porseni itu secara resmi oleh Sekda Lanny Jaya, Christian Sohilait, ST.MSi mewakili Bupati Befa Yigibalom, SE.MSi. Porseni ini digelar mulai Rabu, 30 April hingga Jumat, 2 Mei 2014.

Pemerintah Lanny Jaya lewat Dinas Pendidikan dan Pengajaran menarget­kan 100 persen tingkat kelulusan. Butuh kerja keras untuk merealisasikan tekad itu.

Pelaksanaan ujian nasional yang serempak digelar 14 April 2014 termasuk Kabupaten Lanny Jaya. Di kabupaten tersebut, Ujian Nasional diikuti oleh 294 siswa dari 5 sekolah. Ke-5 sekolah tersebut antara lain SMA Negeri Tiom dengan jumlah peserta ujian 130 orang, SMA Ne­geri Balingga 30 orang, SMA Ne­geri Pirime dengan jumlah peserta 69 orang, SMA Negeri 1 Makki 36 orang dan SMA Negeri 2 Makki dengan jumlah peserta 29 orang.

Provinsi Papua sudah resmi ditunjuk menjadi tuan rumah PON XX Tahun 2020. Kabupaten Lanny Jaya pun berkomitmen untuk menyukseskan pesta olah raga empat tahunan itu dengan ikut membangun infrastruktur olah raga.

Pengurus  (KONI) Kabupaten Lanny Jaya resmi dikukuhkan oleh Ketua Harian KONI Papua, Klemen Tinal, SE.MM, di Kantor Bupati Lanny Jaya, Selasa, 1 April 2014.
Dalam pengukuhan pengurus tersebut, Bupati Lanny Jaya, Befa Yigibalom, SE.MSi ditunjuk sebagai Ketua Umum KONI Lanny Jaya dan Paulus Adadikam selaku Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lanny Jaya sebagai ketua harian KONI Lanny Jaya.

Puing-puing hati yang resah oleh getirnya kecewa hanya akan tersusun kembali bila mana tembok-tembok kepercayaan itu didirikan kembali oleh keimanan, mampu membangun lagi sinar kedamaian dalam jiwa agar keinginan akan datangnya pembangunan di bumi Meepago dapat terwujud.

Ungkapan ini merupakan harapan masyarakat suku Mee yang berada di Distrik Siriwo, dan Bogobaida Kabupaten Paniai. Pasalnya sudah sekian lama mereka hidup dalam keterisolasian di belantara kesunyian yang jauh dari pusat keramaian.

Sanksi tegas bakal diambil Bupati Hengki Kayame terhadap para kepala kampung yang membandel. Warning ini diberikan kepada 59 kepala kampung demi peningkatan pelayanan.

Bupati Kabupaten Paniai Heng­ky Kayame, SH.MH secara resmi melantik 59 kepala kampung yang dilaksanakan di gedung serba guna Uwata Wogi Yogi Enarotali.
Dalam sambutannya, Bupati Hengki menegaskan, bahwa dirinya tak memberikan toleransi kepada kepala kampung yang kepala batu. “Saya akan copot jabatannya, jika tak pernah berada di tempat tugas dan yang bergabung di partai politik,” tegasnya. 

Sekitar 2000 umat, warga Gereja Kemah Injil (Kingmi) Papua memadati gedung Gereja Anthokia Enarotali menghadiri ibadah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kingmi ke-52 di Tanah Papua.

Perayaan ibadah peringatan HUT Kingmi ke-56, Senin, 7 April 2014 yang diikuti ribuan jemaat itu berlangsung dengan khid­mat dan meriah.
Suasana semakin semarak ketika lantunan puji-pujian terdengar dari dalam Gedung Gereja Anthokia Enarotali yang dipersembahkan oleh biro anak remaja, pemuda dan pemberdayaan perempuan.

Kerajinan tradisional merupakan salah satu potensi pengembangan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Mappi yang belum tersentuh.

Hal ini menggunggah Bank Papua Cabang Mappi untuk melakukan pembinaan mama-mama pe­rajinan tradisional. Untuk mewujudkan niat itu, maka Bank Papua Cabang Mappi mengelar pelatihan dan pendampingan bagi mama-mama pengrajin.

Peningkatan mutu pendidikan terus digenjot Pemkab Mappi lewat Dinas Pendidikan dan Pengajaran. Hanya masih terkendala oleh minimnya guru-guru berkualitas khusus.

Hasil Ujian Akhir Nasional (UAN) merupakan salah satu indikator mutu peningkatan pendidikan suatu daerah, baik dari tingkat prestasi jumlah kelulusan siswanya maupun nilai.
Untuk Kabupaten Mappi tingkat kelulusan maupun prestasi yang ditorehkan siswa dalam hasil Hasil Ujian Akhir Nasional setiap tahunnya terus mengalami peningkatan.

Pembangunan terus giat dilakukan Pemerintah Kabupaten Mappi. Namun semua itu harus berada dalam bingkai Bingkai Usubi Yohokuda Tako Bayaman.

Sejak dimekarkan daerah ini menjadi ka­bupaten defenitif kurang lebih sepuluh tahun silam, enam suku besar yang me­nempati wilayah ini yakni Yaghai, Awiyu, Korwai-Kombai, Wiagar, Asmat dan Tamario (Yakwat) menaruh harapan besar kelak meretas pelbagai ketertinggalan, keterbelakangan dan kebodoh­an yang mengukung daerah ini.

Kabupeten Tolikara kini terus giat melakulan pembangunan pada berbagai bidang, tak terkecuali bidang perhubungan. Berbagai upaya dilakukan untuk mendapatkan dana guna merealisasikan pembangunan infrastruktur perhubungan.

Salah satu pembangunan infrastruktur bidang perhubungan adalah penyelesaian terminal Bandar Udara (Bandara) Karubaga yang sudah rampung. Kini terminal Bandara Karubaga menjadi salah satu yang termegah di kawasan Pegunungan Tengah.

Bandar Udara (Bandara) Karubaga Kabupaten Tolikara baru saja rampung pembangunannya. Bandara Karubaga ini pun mulai beroperasi melayani masyarakat.

Hanya saja minimnya armada dan jadawal penerbangan untuk melayani hingga ke Kabupaten Tolikara tak sebanding jumlah penumpang yang membutuhkan jasa penerbangan.
Maskapai yang beroperasi mela­yani jasa penerbangan ke Kabupaten Tolikara hanya maskapai Susi Air. Akibat hanya satu maskapai saja membuat calon penumpang menumpuk di Bandara Karubaga.

Peringatan HUT Kartini ke-135 tahun 2014 tingkat Kabupaten Tolikara berlangsung semarak. Berbagai kegiatan maupun lomba digelar memperingati tokoh emansipasi perempuan Indonesia ini.

Menyambut  hari Kartini ke-135, Kantor Pemberdayaan Perempuan Setda Kabupa­ten Tolikara menggelar pertandi­ngan pada beberapa cabang olahra­ga dan melakukan bakti sosial ke gereja di Karubaga, Tolikara.

PAUD sangat penting sebelum memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Namun tidak semua orang tua mampu memasukkan anak mereka ke PAUD karena kendala keuangan.

Melihat kondisi itu kini telah hadir Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Reimai yang berlokasi di Jl. Sosial No. 469, Kelurahan Hinekombe, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura. PAUD yang sudah satu tahun beroperasi ini sangat membantu orang tua dengan latar belakang ekonomi lemah. Menurut Ketua Yayasan Pengembangan Budaya Masyarakat Papua, Sonya Sophie Monim, SH pendidikan anak usia dini sangat penting. Di sekolah anak-anak bisa belajar menghargai guru. “Semua itu bergantung kepada orang tua. Kalau dasarnya sudah bagus, masuk ke tingkat berikutnya tidak terlalu sulit,” tutur Sonya kepada Majalah Lani.

Pekan Olah Raga Nasional (PON) XIX yang berlangsung di Provinsi Jawa Barat tahun 2016 mendatang tinggal menyisakan dua tahun saja. Butuh kerja keras untuk meraih prestasi.

Provinsi-provinsi sebagai kontestan pesta olah raga empat tahunan ini tengah melakukan berbagai persiapan. Tujuannya hanya satu meraih hasil terbaik. 
Persiapan yang sudah dilakukan berbagai provinsi itu, telah sampai pada tingkat uji tanding maupun try out. Singkatnya interval waktu menuju PON XIX, membuat Provinsi Papua harus berpacu dengan waktu.

Tekad yang kuat diiringi kerja keras mengantarkannya meraih kepercayaan besar di usia yang terbilang muda. Berbekal pendidikan yang baik dan pengalaman di bidang kehumasan, ia yakin mampu mengemban tugas penting ini.

Lahir dan dibesarkan sebagai anak asli Tolikara, Derwes Yikwa menamatkan pendidikan dasar di SD Inpres Yemakwi dan SMP YPPG Karubaga. Tamat SMP ia pindah ke Wamena dan bersekolah di SMA PGRI Wamena. Selanjutnya Derwes memberanikan diri melanjutkan kuliah ke Jawa. Ia sendiri tidak memiliki bayangan bagaimana memper­oleh biaya sekolah. Pasalnya orangtua Derwes tidak mampu membiayai pendidikan anaknya.